Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2024

#Episode 2 - F32.3

Gambar
Terhitung melewati 6 hari sejak diagnosis tersebut. Apa yang banyak dilewati? --- Mengelola diri saat turbulensi sudah menjadi semakin yakin diterjang meski masih takut. Menikmati kebaikan kecil es krim cokelat juga patut disyukuri. Kemudian apa yang lebih penting dari hal-hal yang telah dilewati? Melakukan mawas diri apapun pekerjaannya digantungkan betul-betul karena Allah. Betul-betul tidak perlu merana sendiri. Sisakan ruang untuk istirahat, sisakan hati untuk tawakkal. --- Percakapan sore di tepi jalan di area Tunjungan. "Kamu tau gak kenapa air laut itu asin?" "Susunan kandungan garam di laut itu yang buat asin." "Tuh kan, jawabannya serius banget! Makanya jadi begini kan?! Bukan itu jawabannya. "Iya, terus mau jawabannya apa?" "Karena ikannya keringetan untuk airnya jadi asin deh." "Iya oke diterima jawabannya." "Kamu tau gak kenapa ikan asin itu asin?" "Ikan asin itu gak asin. Asal ikannya tidak asin, dit...

#Episode 1 - F32.3

Terhitung melewati hari ketiga sejak diagnosis tersebut. Hari demi hari terasa semakin melambat, pendengaran dan penglihatan rasanya tidak sama seperti kemarin. Begitupun perasaan. Beberapa saja diberi tahu apa yang spesifik terjadi. Seringkali, kebanyakan, hanya ingin tahu mengapa dan apa. Terima kasih kepada Ummi dan seisi rumahku. Sungguh menjadi obat pertamaku 🫶🏻 Di luar rumah adalah medan perang di mana seringkali berjalan sendiri dan merasakan sendiri. Perang yang tidak pernah usai dan aku berperang sendirian, acap kali aku mengatakannya tiap malam sepulang dari mana pun. "Aku betul-betul sendiri." "Aku hanya punya pikiranku dan Tuhan." "Bagaimana ini berakhir?" --- Di sebuah bandara, aku belajar bahwa hanya ada seorang yang hanya mau tahu tanpa memberikan solusi. Di sebuah meja, aku belajar bahwa hanya seorang yang hanya mau tahu tanpa mau pusing. Lagi-lagi aku akan menyelesaikannya sendiri. --- Di sebuah kota lainnya, ada yang menunggu untuk teta...