#Episode 1 - F32.3

Terhitung melewati hari ketiga sejak diagnosis tersebut.

Hari demi hari terasa semakin melambat, pendengaran dan penglihatan rasanya tidak sama seperti kemarin.
Begitupun perasaan.

Beberapa saja diberi tahu apa yang spesifik terjadi.
Seringkali, kebanyakan, hanya ingin tahu mengapa dan apa.
Terima kasih kepada Ummi dan seisi rumahku. Sungguh menjadi obat pertamaku 🫶🏻

Di luar rumah adalah medan perang di mana seringkali berjalan sendiri dan merasakan sendiri.
Perang yang tidak pernah usai dan aku berperang sendirian, acap kali aku mengatakannya tiap malam sepulang dari mana pun.

"Aku betul-betul sendiri."
"Aku hanya punya pikiranku dan Tuhan."
"Bagaimana ini berakhir?"


---
Di sebuah bandara, aku belajar bahwa hanya ada seorang yang hanya mau tahu tanpa memberikan solusi.

Di sebuah meja, aku belajar bahwa hanya seorang yang hanya mau tahu tanpa mau pusing.


Lagi-lagi aku akan menyelesaikannya sendiri.
---

Di sebuah kota lainnya, ada yang menunggu untuk tetap diberi kabar.


Di sebuah rumah yang hangat, ada beberapa yang menunggu kepulangan dengan keadaan baik-baik saja.

Aku seringkali ingin pulang sesegera untuk merengkuh yang dapat direngkuh.
Memeluk keberadaan yang begitu hangat, tidak hampa, berujung, dan damai.

---

Di setiap keheningan, di setiap tempat duduk di setiap moda transportasi yang dinaiki, aku terpaku.

Suara di kepala mesti kalah. Temui suara yang nyata. Temui nyaman yang akhir. Temui Allah di mana pun, termasuk di dalam.

Di setiap keinginan tidur selalu diselipkan doa paling tulus untuk tidur dengan begitu nyenyak sampai Kamis depan yang dijanjikan.

Di negara yang jauh sana, tanpa diketahui siapa pun seringkali menyelamatkan aku yang tak dikenali.
Di langit yang jauh tak terbatas, tanpa diketahui siapapun, doanya tersampaikan padaku.

Aku akan berjuang untuk sembuh untuk diriku sendiri, untuk keluargaku, untuk temanku, untuk seseorang yang membantu tanpa menunggu kata "tolong" terucap.

Aku berterima kasih dan mengembalikan ke semuanya dalam bentuk doa kebaikan dan keberkahan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOOK THEME : REVIEW BUKU

Lirik Lagu Lead - Upturn [ROM/KAN/ENG/INA SUB]

1 OF 365 IN 2023 - LOOK AT MY LIFE FROM TWO LENSES | Nur Afiah Zahrah