GET TO KNOW YOUR PERSONAL BRANDING | Nur Afiah Zahrah

 

Penulis: Nur Afiah Zahrah

(24 Oktober 2021)

Dibuat untuk tugas kelas Personal Branding dari Pasca Pelatihan, Digitalent Scholarship, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia


 

📍 Personal Branding adalah

 

“Sebuah pencitraan pribadi yang mewakili serangkaian keahlian, suatu ide cemerlang, sebuah sistem kepercayaan, dan persamaan nilai yang dianggap menarik oleh orang lain. Personal Branding adalah segala sesuatu yang ada pada diri Anda yang membedakan dan menjual, seperti pesan Anda, pembawaan diri, dan taktik pemasaran.”

-Kupta

 

📍 Konsep Utama Personal Branding

Peter Montoya (2002) merumuskan konsep pembentukan personal branding ke dalam delapan konsep utama, sebagai berikut:


·         The Law of Specialization

: Personal branding terbentuk dari spesialisasi tertentu yang dimiliki oleh seseorang.

 

·         The Law of Leadership

: Kepemimpinan dapat dibentuk melalui keunggulan diri dan memiliki kekuatan untuk mengarahkan audiens mengenai hal tertentu lewat spesialisasi yang dimiliki.

 

·         The Law of Personality

: Personal branding yang ideal menggambarkan kepribadian dalam berbagai aspek, baik kesempurnaan pribadi maupun ketidaksempurnaan pribadi.

 

·         The Law of Distinctiveness

: Dalam pembentukan personal branding diperlukan kesan yang kuat dan menjadi pembeda antara diri Anda dengan orang lain meskipun berada dalam spesialisasi yang sama.

 

·         The Law of Visibility

: Strategi membentuk personal branding yang efektif adalah melakukannya secara konsisten sehingga terbentuk citra diri yang utuh dan mudah dikenal karena kekhasannya.

 

·         The Law of Unity

: Adanya kesatuan antara citra diri di depan khalayak dengan kehidupan pribadi yang sejalan dengan personal branding yang sedang dan sudah dibentuk.

 

·         The Law of Persistence

: Pembentukan personal branding memerlukan waktu yang cukup lama dan diperlukan keteguhan terhadap citra yang dibangun sejak awal tanpa ada keraguan untuk mengubahnya. Personal branding bersifat abadi tetapi dapat juga berubah karena kondisi usia dan perubahan lingkungan.

 

📍 Dimensi Utama Dalam Personal Branding



Tiga dimensi utama dalam membangun personal branding menurut McNally dan Speak (2002), sebagai berikut:


 KOMPETENSI


“Kompetensi dilihat sebagai peran kita bersama orang lain.”

 

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini:

1.      Apa nilai-nilai yang tertanam di dalam pribadi Anda ?

2.      Bagaimana kepribadian Anda ?

3.      Apa keahlian Anda ?

4.      Bagaimana kualitas diri Anda ?


 STANDAR

 

“Standar dapat diketahui bagaimana cara kita melakukan sesuatu”

 

Kunci-kunci untuk mengetahui standar Anda sendiri:

1.      Lakukanlah dengan kesadaran dan kekuatan sendiri untuk menetapkan standar.

2.      Membangun standar yang tidak terlalu tinggi.

3.      Pikirkan pengaruh dari standar yang Anda akan kembangkan nanti.

 

GAYA

 

“Gaya dapat dikenali dengan bagaimana kita berhubungan dengan orang lain”

Buatlah gaya yang mencerminkan kepribadian Anda sendiri dan menjadikan diri Anda unik di dalam benak orang lain. Gaya yang autentik akan mengandung suatu emosi yang kuat bagi semua orang yang berinteraksi dengan Anda.


 

REFERENSI

§  Afrilia, Ascharisa Mettasatya. 2018. “Personal Branding Remaja di Era Digital”. Mediator, 11 (1): 20-30.

§  Hussein, Muhammad Adam. 2013. “Mengenal Personal Branding”, Dirilis pada 15 Desember 2013, https://www.adamsains.us/2013/12/mengenal-personal-branding.html

§  Yunitasari, Cindy dan Edwin Japarianto. 2013. “Analisa Faktor-Faktor Pembentuk Personal Branding dari C.Y.N ”. Petra, 1 (1): 1-8.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOOK THEME : REVIEW BUKU

Lirik Lagu Lead - Upturn [ROM/KAN/ENG/INA SUB]

1 OF 365 IN 2023 - LOOK AT MY LIFE FROM TWO LENSES | Nur Afiah Zahrah