PROKRASTINASI | by Nur Afiah Zahrah
PROKRASTINASI
-Nur Afiah Zahrah-
(15 November 2021)
Prokrastinasi berasal dari bahasa Latin yaitu procrastination dan terdiri dari dua kata, yakni “pro” dan “crastinus”. Pro, berarti mendorong maju atau bergerak maju, kemudian crastinus, berarti keputusan hari esok. Pengertian secara lengkapnya adalah menangguhkan atau menunda sampai hari berikutnya.[1]
Aku mendapatkan istilah ini dari Satu Persen, jika kalian ingin menghilangkan kebiasaan menunda pekerjaan atau kegiatan penting silakan kunjungi channel YouTube mereka ya. Saat ini aku ingin berbagi keluh kesah dan opiniku saja.
Dulu aku benar-benar tipe ini, semua dikerjakan dengan lambat alias
kecepatan ala siput. Tapi entah kenapa itu berubah sedikit demi sedikit dari
pengalaman dan interaksi banyak orang.
Ah ! Maksudku, aku tidak meminta semua orang menjadi hustle (bersegera).
Aku pun juga tidak hustle. Aku percaya semua orang memiliki pace ideal
masing-masing, bukan ?!
Pendidikan adalah poin pertama dari segalanya termasuk mengenal bagaimana pentingnya menghindari aktivitas prokrastinasi ini, menurutku.
Ada hadis Nabi
yang menjadi lagu yang kita kenal dan dekat dengan kita. Lagu yang berjudul “Demi
Masa” dari Raihan. (Silakan teman-teman Ilmu Hadis dapat diteliti sanad dan matan-nya dan beritahu
saya status hadisnya hehe).
Sejujurnya itu adalah hadis pertamaku sejak kecil yang sangat dekat
denganku. Aku bertahap memahami per poinnya sampai hari ini. Lirik “Muda
sebelum tua” dan “Hidup sebelum mati” menjadi lirik terlama di
otakku, sejujurnya. Lirik tersebut yang membangun mindset-ku tiap aku
berulang tahun.
Bagaimana aku dapat memaksimalkan usia dan umur ini ? Bagaimana aku
menghabiskan hari demi hari dengan baik agar aku tidak meninggal dalam
penyesalan yang tidak berarti dan berulang ?, sejujurnya itu adalah pertanyaan-pertanyaan
sehari-hariku sebelum tidur. Aku cemas jika aku tidak menjadi pribadi yang baik
dari hari kemarin.
Ah ! Kalian pun juga kenal surah al-‘Aṣr yang berarti waktu atau masa. Aku sangat suka surah ini karena saat TK membaca surah ini untuk pulang ke rumah (hehehe canda).
Awalnya memang menjadi surah penutup ketika pulang dari TK, tetapi
surah itu menjadi surah yang paling dekat denganku, selain surah al-Fatihah.
Surah ini menunjukkan kualitas hidup muslim yang baik itu
seperti apa. Menakjubkan, bukan ?! Tiga ayat yang memiliki hikmah yang extraordinary.
Aku akui prokrastinasi adalah kebiasaan yang menjadi pr seumur hidup bagi
setiap manusia. Aku pun masih suka menunda kegiatan yang penting bahkan hampir
melupakannya.
Harapanku di pengakhiran tahun ini perihal prokrastinasi (ngaret). Aku
ingin menjadi pribadi yang disiplin. Sejujurnya kasihan juga dengan orang rumah
jika aku selalu ngaret hahaha. Lalu malam ini aku kepikiran prokrastinasi yang
terjadi padaku dan orang-orang sekitarku.
Aku sangat kesal jika ada yang menunda waktu kepergian dan waktu belajar. Bagiku,
waktu itu penting dan aku sangat menghargainya. Waktu adalah poin pertama yang
menjadi intropeksiku tiap malam. Aku berharap dapat menghargai waktu barang
sedetik pun dan dapat mengajak orang-orang di sekitarku untuk menghargai
waktuku dan waktu yang mereka miliki.
Aku sangat senang bermain dengan waktu. Aku dan kalender adalah teman yang
paling dekat. Bukan aku dan buku malah www. Aku dan kalender adalah best friend
sejak aku mahasiswa baru. Aku mengenali kekurangan terbesarku yaitu pelupa. Jadi
kalender adalah solusi terbaik.
Apabila aku sedang prokrastinasi, biasanya aku akan melakukan spirit
booster seperti:
1. Jika pagi hari, aku akan menonton morning routine, jika malam hari
berarti night routine. Aku akan menonton video YouTube bertema tersebut
dalam bahasa Jepang. (Karena itu adalah bahasa sasaranku).
2. Aku akan mendengarkan lagu-lagu semangat. Jangan ditanya singer-nya
siapa, tentu Lead. Lagu mereka yang berjudul GET OVER, Sonic Boom, Yakusoku,
Beautiful day, dan With U membuatku 1000% akan bangun dan bergerak. Kalian dapat
memilih lagu andalan masing-masing agar hari kalian efektif.
3. Aku menjadwalkan to-do list di buku journal. Aku bisa tau apa
yang akan aku lakukan esok hari dan target minggu ini. Maksimal, aku memasukkan tiga sampai empat poin dalam satu
hari. Satu sampai tiga poin adalah kegiatan penting. Sisanya kegiatan hiburan. Minimal, aku memasukkan dua poin dalam satu hari. Kalian
bisa memulai dengan satu poin setiap harinya.
4. Aku juga senang memasang sticky notes. Ada yang bertuliskan jadwal
harian, jadwal belajar, target harian, target bulanan, target tahunan, dan
motivasi baik berupa ayat al-Qur’an maupun kalimat motivasi pribadi.
Aku percaya dengan surah al-Ra’d: 11 bahwa Allah akan mengubah nasibku jika aku yang mengubah hidupku sendiri. Begitu pun dengan kalian. Nasib kalian akan berubah
jika kalian mengubah apa saja yang ada di hidup kalian.
Tidak perlu meniru orang lain untuk menjadi sukses. Semua orang memiliki definisi kesuksesan yang tidak bisa dipaksakan oleh siapapun. Kenali diri kalian, pace
kalian, target kalian, dan kelebihan-kekurangan kalian. Semua itu akan
membantu kalian untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Untuk berubah tidak perlu sesempurna mungkin, seperti kata Satu Persen, “Cukup satu persen ajah setiap harinya”. Satu persen jika kalian lakukan dalam seminggu akan menjadi 7%.
Akan ada masa dimana kita akan turun-naik dalam mengubah hidup. Tidak perlu terburu-buru, nikmati prosesnya. Kamu tidak perlu menjadi lebih hebat dari orang lain, temanmu, bahkan keluargamu.
Cukup kamu menjadi
lebih hebat dari dirimu di hari kemarin.
Sekian, keluhanku malam ini.
Semoga public diary ini menghibur
kalian sebelum tidur dan menjalani hari Selasa dengan lebih baik lagi.
Oyasumi nasai, minna-san.
Komentar
Posting Komentar