Lembaran Pertama 2022 | Nur Afiah Zahrah

KESEHATAN

(1 of 365)


Sesi menulis 365 hari bercerita milikku sudah terlambat sejak hari pertama alias kemarin. Bagaimana bisa hari pertama di tahun baru tidak bisa membuatku sedikit bersemangat ? Tahun baru ini menjadi tahun tersunyi versiku. Tanpa sadar hari demi hari membuatku semakin dekat dengan hari-hari yang ku nantikan.

Jawaban yang tepat untuk mengetahui apa penyebab tahun baru ini terasa lesu adalah:

"KESEHATAN"

Sudah terhitung seminggu perutku bermasalah. Kali ini, penyakit-penyakit itu begitu mengganggu. Aku tertegun berkali-kali bahwa aku tidak seberdaya ini (ww).
Aku kira aku akan menjalani hari seperti biasa dengan suasana yang tetap positive vibes. Tidak ! Aku benar-benar seakan-akan disuruh semesta untuk istilah kerennya adalah bed rest. Sakit ini benar-benar mengubahku lagi. Hampir sebagian besar kegiatanku hancur lebur dan telihat 1000% seperti pemalas.

Aku tidur selama 10/12 jam (pagi-siang-malam), aku makan 3/4 kali dalam sehari, rebahan style menjadi life style, 24 jam penuh dengan obat, membalas beberapa pesan yang ingin ku balas, terlalu banyak membuka Instagram dan Twitter, malas nonton serial dorama, serial anime, atau film yang sudah ku unduh, kurang lebih seperti itu.

Aku tidak bisa memulai olahraga lagi, tidak memulai menyetrika lagi, tidak membuka skripsi, tidak membuka kelas DQLab, tidak membuka media-media hiburan kesukaan, tidak membersihkan keseluruhan kamarku, tidak membuka buku ujian bahasa Jepang, dan masih banyak lagi. Sudah seminggu ini aku hanya tidur, makan, minum banyak obat, ibadah, dan baca buku.

Sampai aku berpikir, apa aku lagi-lagi mengalami "BURN OUT" ?! Apa Allah benar-benar menyuruhku istirahat sekarang ? Bagaimana aku bisa berdamai dan keluar dari keadaan ini ?

Setelah ku pikir-pikir, aku belum mempunyai motivasi kuat lagi untuk melakukan hal-hal yang ku inginkan di Januari 2022 ini. Aku ingin sehat dan bahagia kembali. Aku ingin kekuatanku kembali lagi. Allah sangat tahu mana keadaan yang paling baik ku jalani sekarang, AKU TAHU ITU ! Allah juga sangat tahu apa yang ingin ku raih di bulan ini dan tahun ini, AKU TAHU ITU ! Hal yang tidak ku ketahui hanyalah saat dimana ada kalanya aku bisa terjatuh dan diri sendiri yang bisa menyelamatkannya. Ya, sakit itu sendiri.

Dokter berkata padaku untuk menjaga pola makan, menghindari beberapa pantangan, dan mengurangi "STRESS". Aku rasa di dunia ini, semua manusia memendam stress mereka masing-masing. Entah mengapa manusia dibedakan menjadi dua. Manusia yang memiliki daya imun yang baik dan yang buruk. Aku kategori yang kedua (ww).

Keinginan tidak sama dengan kemampuan (ww). Zahrah hanya manusia mungil. Di mana ada saatnya sadar diri, tidak mampu melakukan sesuatu di luar batas kemampuannya. Aku harap tahun baru selanjutnya aku tidak ada di posisi seperti ini. Kerennya lagi, aku ingin mengabadikan ceritera sepanjang hari dalam tahun ini untuk menjadi pengingat di kemudian hari supaya tidak melakukan kesalahan yang sama.

Satu-satunya solusi terbaik di tahun pertama adalah istirahat total pikiran dan fisik. Saatnya beristirahat, bukan berbicaraSekian.

Komentar

Posting Komentar