Lembaran Kesepuluh 2022 | Nur Afiah Zahrah

Keberadaan 

(10 of 365)


Sejenak berhenti, sejenak berpikir, apa arti dari semua keberadaan ini. Mulai deh hal-hal filosofis kaya gini muncul (ww). Jika kita bisa memunculkan makna keberadaan dan menghargainya, kita akan juga bisa memunculkan makna kehilangan dan menghargainya.

Keberadaan adalah hak setiap orang gak sih ?! Kita semua, siapa pun orangnya, harus dan perlu untuk dihargai keberadaannya. Dengan kita dihargai bahwa kita ada, kita akan bahagia dan merasa dihormati. Ketika kita menafikan seseorang karena berbagai alasan, artinya kita tidak memerlukan keberadaan orang itu dan masuk ke dalam goodbye list dengan mudah.

Yang jelas ketika kita mampu menilai bahwa orang ini tidak ingin kita lihat lagi atau kita tidak perlukan lagi, kita harus mempersiapkan diri untuk berpisah dan tidak mengeluh suatu saat nanti jika kita ingin dipertemukan kembali. Lagu-lagu atau cerita-cerita penyesalan selalu ada. Aku senang banget dengan lagu-lagu penyesalan (ww). Sejujurnya aku jauh lebih suka lagu mellow ballad daripada lagu yang playful. Karena lagu-lagu mellow itu terasa lebih sensitif dan lebih masuk ke telingaku (ww).

Lewat lagu Da-iCE - もう一度だけ (Mou Ichido Dake), rasanya berapa kali pun mendengarkannya dadaku terasa nyeri haha. Lagu mellow yang begitu bagus, lagu itu membuatku berpikir untuk terus menghargai keberadaan orang lain betapa pun kita sering berselisih dengannya. Lalu lagu Lead - Say Good-Bye Say Hello, wah itu lagu mellow Leaders (fandom Lead) serentak (ww). Lagu itu mengisahkan pertemuan lalu diakhiri dengan perpisahan yang memberatkan tapi kedua belah pihak menyadari bahwa perpisahan bukanlah akhir dan tidak menyedihkan. Perpisahan itu tidak akan terjadi dan jarak atau apa pun itu tidak akan bisa membuat kita terpisah dengannya. Lagu ini terus menerus aku dengarkan ketika pertama ku temui, aku sangat suka lagu itu.

Jika keberadaan seseorang itu kita rasakan, meski kita berpisah dengan ruang, waktu, dan dimensi, kita akan merasakan keberadaannya dekat dengan kita. Misalnya, keberadaan yang indah yang perlu kita rasakan adalah keberadaan Tuhan. Dia lebih dekat dari nadi kita bukan ?! Yang membuat kita merasa dekat atau jauh dengan-Nya adalah penghalang yang kita buat sendiri.

Sama seperti kita menyadari betapa pentingnya merasakan keberadaan Tuhan lewat kesadaran yang tinggi. Kita juga perlu menyadari betapa pentingnya keberadaan orang-orang sekitar kita. Yang membuat kita terputus dengan mereka, kita juga yang membuat penghalang itu. Sebelum semua keberadaan itu sirna darimu dan pertemuan itu tidak menjadi takdirmu lagi, kamu perlu mengetahui bahwa pada dasarnya semua keberadaan itu sama pentingnya meski kamu tidak mau mengakuinya.

Manusia, ia akan merasakan hal yang tidak mereka rasakan sebelumnya ketika sesuatu itu hilang. Memulai, bertemu, dan menyadari itu mudah. Yang sulit adalah mempertahankan, menghargai, dan menjaganya.

Meski sulit untuk mengetahui apakah keberadaan orang yang ini dan orang yang itu berharga untukku, aku tidak ingin punya maksud menjadikan semua orang adalah meaningful untukku. Sangat melelahkan jika membuat semua orang adalah berharga untuk kita dan kita terus berusaha untuk mempertahankan keberadaan itu. Tapi sebelum aku menyadari bahwa aku akan dihinggapi rasa penyesalan, aku bergelut dalam pikiran lagi dan lagi (ww).

Aku berdiskusi dan berbincang dengan Sang Maha Pemilik Pertemuan-Perpisahan, bagaimana cara aku tahu orang yang perlu ku pertahankan dan orang yang tidak perlu ku pertahankan. Semoga dengan percakapan panjang bersama Tuhan, akan selalu memberikan jalan terbaik. Apa pun yang disuguhkan di depan mata justru bagiku adalah kompilasi doa yang aku pernah panjatkan kepada-Nya. Masalah keberadaan juga termasuk ke dalamnya. 

Aku menggantungkan masalah keberadaan pada Tuhan, aku sudah terlalu lelah dengan hubungan manusia. Apapun hubungannya ! Mereka seenaknya pergi dan datang tanpa tahu bagaimana perasaanku. Aku berkata pada Tuhan, jika memang orang itu adalah orang yang paling menghargai keberadaanku, orang yang ingat aku di saat senang dan sedih, dan orang yang paling menghormati keputusan hidupku. Tunjukkanlah padaku. Aku ingin menghargai dan menghormatinya, lalu aku ingin menjaganya dan merengkuhnya dengan doa dan mengusahakannya dengan pertemuan. Jika aku tidak bisa menemuinya, aku mohon untuk Engkau menjaganya, karena keberadaan mereka berharga untukku.

Masalah keberadaan ini memang semua terlihat ilusi dan fana. Manusia dipenuhi banyak emosi sehingga tidak bisa mengetahui penghargaan terhadap keberadaan. Keberadaan yang kekal hanya Dia seorang, karena Dia kekal keberadaan-Nya, jika semua orang meninggalkanku aku hanya perlu Dia untuk terus hidup. Sekian.

Komentar

  1. Semangat terus nulisnya...💪
    Tulisan2nya akan memberi kekuatan buat orang lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih, aku akan bersemangat !
      Komentar-komentar baik pun menjadi kekuatan untukku

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOOK THEME : REVIEW BUKU

Lirik Lagu Lead - Upturn [ROM/KAN/ENG/INA SUB]

1 OF 365 IN 2023 - LOOK AT MY LIFE FROM TWO LENSES | Nur Afiah Zahrah