Lembaran Kelima 2022 | Nur Afiah Zahrah
CONSCIENCE
(5 of 365)
Zahrah merasa satu-satunya musuh terbesar sekaligus teman tercerdik adalah diri sendiri terutama isi kepala kita. Dari bangun tidur sampai tidur lagi, otak tidak pernah lelah berkompromi dengan kenyataan yang ada. Belum lagi jika otak dan nurani bersinggungan. Sudah dipastikan menjadi perkara yang rumit.
Kita pakai perandaian yang agak romantis sedikit ya.
Kamu dihadapkan oleh tiga laki-laki dengan rincian sebagai berikut:
- Lelaki pertama: Karakternya berwibawa dan pekerja keras. Lumayan romantis dan manis. Selalu asik membahas apa pun. Minusnya adalah tidak bisa satu frekuensi waktu. Seringkali memberi kabar seingatnya bukan sesempat mungkin. Senang memberi kejutan tetapi senang juga membuat gundah. Terlalu terlihat misterius dari segi mana pun.
- Lelaki kedua: Karakter sejatinya itu playful tetapi tertutupi oleh malunya. Sangat jujur dan mudah terbaca. Satu frekuensi ruang dan waktu, sangat komunikatif. Minusnya adalah ia seperti sedang berjalan di tengah jembatan yang lebarnya sehelai rambut saja. Seseorang yang terlihat belum rapih dalam pr terhadap dirinya sendiri.
- Lelaki ketiga: Karakternya terlalu playful parah dan mudah labil. Lumayan romantis dan pengertian. Selalu gak pernah berhenti berbicara karena satu frekuensi. Minusnya adalah ia masih terombang-ambing dengan kebiasaan dan kepercayaan dirinya.
Dari ketiga karakter lelaki tersebut, bisakah kamu menunjukkan letak di mana kejujuranmu akan berlabuh sehingga nuranimu menjadi damai ? Bagaimana memilih seseorang yang bisa kamu percaya bahwa dia adalah orang yang tepat sesuai kebutuhanmu ?
Rumit bukan ?! Bagaimana kita bisa tahu cara kerja nurani ini benar atau tidak, tepat atau tidak, sesuai dengan kebutuhan atau sesuai dengan keinginan, dan lain-lain. Tenang ! Ini hanya pengandaian yang tidak perlu dicari sumbernya (ww). Tetapi, posisikanlah dirimu ada di kondisi situasi tersebut, jika pembaca lembaran ini adalah laki-laki, gantilah posisi tiga orang tersebut dengan perempuan pertama dan seterusnya.
Zahrah selalu penasaran di mana letaknya nurani, kapan ia aktif, dan kapan ia sedang berjalan. Nurani sangat penting untuk memilih sesuatu yang sesuai dengan taraf keadilan dan kebutuhan dasar kita. Terlalu sering aku menggagumi orang-orang yang mudah membuat keputusan. Ternyata nuraninya semudah itu untuk membuatnya langsung bekerja sama dengan otak dan seluruh tubuh.
Zahrah paling heran dengan orang yang bisa memutuskan dengan cepat dengan siapa ia jatuh cinta atau dengan siapa ia akan menikah (ww). Hahahaha 1000% aku tidak mengerti mengapa nurani mereka begitu melesat dan sangat percaya diri atas pilihan yang memiliki konsekuensi seumur hidup.
Meskipun cinta itu bukanlah sains, yang katanya tidak perlu metode yang benar atau metode yang keliru untuk jatuh cinta. Cinta datang tanpa permisi atau pamrih dengan metode yang random. Tetapi, sebenarnya cara otak dari memori, gelombang otak, dan neuron otak dapat mengetahui jejak orang yang sedang dan akan jatuh cinta dengan apa yang ia lihat dan yakini sekarang. Hasil dari kerja rumit otak yang dialami oleh orang jatuh cinta pada akhirnya menghasilkan hormon-hormon bahagia sampai tidak bisa tidur saking senangnya. Contohnya oksitosin dan adrenalin.
Lalu, lalu, apabila otak mudah diketahui seperti ini, bagaimana panca indera bisa menerka kapan dan dengan kondisi apa kita jatuh cinta ? Bagaimana juga nurani dapat mengonfirmasi panca indera dan otak bahwa fenomena ini adalah sesuatu yang ingin kamu jalani ?!
1000% cinta itu terlalu misterius terlebih lagi nurani. Di dalam diri manusia sangat terlalu banyak hal-hal misterius di dalamnya yang tidak akan bisa mudah ditebak. Lalu bagaimana kita bisa menjamin nurani kita tidak akan berubah atas pilihan awal ?! Sangat sulit bukan untuk menetapkan sesuatu yang penting untuk hidup kita. Atau mungkin Zahrah saja yang terlalu hidup di dunia pikiran dan tidak melihat sesuatu yang dibutuhkan karena cenderung pada spekulasi dan pertanyaan yang terus berputar.
Kali ini, lembaran hari ini tidak ada solusi tepatnya. Kata nurani masih menjadi pertanyaan besar yang memerlukan jawaban yang tidak boleh dangkal. Sangat terbuka untuk berbagi pendapat dan pandangan. Malam ini agak romantis juga ya ceritanya (ww). Sepertinya efek dari sehabis berbincang dengan sahabat baikku hari ini. Sekian.
Saya, percaya terkadang pertanyaan yg sulit terjawab, akan ada garis terangnya.
BalasHapusKalimat yang bagus, terima kasih ya.
HapusSedikit membuatku percaya diri
Sama2, semoga terus semangat dan jangan terlalu memaksa kan diri.
HapusSiap kapten !!
Hapus