Lembaran Ketigabelas 2022 | Nur Afiah Zahrah

 BELAJAR

(13 of 365)



Halo gimana kabarmu ? Gimana kabar 100 miliar sel-sel otakmu ? Sudah belajar apa kamu hari ini ?
Semoga kabarmu baik-baik saja dan semoga kamu selalu melatih 100 miliar sel-sel otakmu (neuron) dan 1 triliun sel pendukungnya (glia) setiap hari ya. Coba ceritakan padaku apa yang kamu sedang pelajari akhir-akhir ini.

Gimana menurutmu tentang judul kali ini ? Apa kamu menyukai belajar ? Gimana pandanganmu tentang belajar ? Apakah ketika kita membicarakan kata belajar lalu kamu langsung terpikirkan sebuah sekolah atau universitas ?

Lumayan keren ya judul kali ini, sekaligus mengingatkanmu pentingnya untuk belajar selama kita masih hidup. Aku harap kalian suka belajar, gimana denganku ? Aku sangat suka belajar dan menerima informasi penting yang meaningful. Aku harap juga kalian tidak memandang belajar sebagai sesuatu yang membosankan dan menakutkan. Sebagai manusia, kalian perlu belajar alias melatih kepekaan otak yang sudah Allah anugerahkan kepada kalian secara cuma-cuma. Perlu kalian ingat, belajar itu tidak sama dengan sekolah/universitas, belajar itu lebih luas dari itu. Karena belajar itu kata kerja yang luas, maka kamu dapat menemukan gaya, metode, dan tempat belajar versi terbaikmu.

Setelah sudah menjalani hidup selama 22 tahun dan aku dibantu oleh Kang Choqi, aku menemukan hobiku (ww). Semua orang menilaiku dan memandangku sebagai orang yang serba tahu dan senang mempelajari banyak hal. Dari sana, aku menyadari aku sangat senang belajar. Meski ada hal yang sulit untuk dipelajari, aku tetap mempelajarinya. Meski harus dapat nilai jelek, aku masih tetap mempelajarinya. Jadi apakah kamu senang mempelajari banyak hal ?

Kalau orang lain tanya apa mindset-ku tentang belajar ? Aku hanya bisa menjawab, aku membutuhkannya atau aku menyukainya atau aku ingin bersamanya, maka aku harus berkenalan dan menjadikannya milikku (ww). Aku jadi ingat ucapan Imam Syafi'i bahwa,
"Ilmu bagaikan binatang buruan dan tulisan adalah ibarat tali pengikatnya. Oleh karena itu, ikatlah hewan buruanmu dengan tali yang kuat. Termasuk tindakan yang bodoh ketika berburu mangsa, kemudian setelah berhasil ditangkap kamu malah membiarkannya bebas di keramaian."

Itu dia pola pikir belajarku. Ketika aku bertemu pelajaran favorit, aku harus siapkan pensil dan penghapus. Ketika aku bertemu pelajaran yang tidak favorit, aku harus siapkan highlighter. Penting untuk mengikat, menandai, dan mengetahui apa yang kita pelajari dan mengulangnya. Tidak membiarkannya bebas dan tertelan oleh memori-memori otak lainnya.

Gimana cara aku belajar ? Sangat penting untuk kalian ketahui, media apa yang kalian sukai. 

  1. Ada yang lebih senang verbal (linguistic), maka kalian perlu membeli buku cetaknya dan kembali menulisnya. 
  2. Ada yang lebih senang aural (audiotory), maka kalian perlu merekam suara pengajarmu atau mendengarkan guru kalian berbicara dengan seksama. 
  3. Ada yang lebih senang visual (spatial), maka kalian perlu menikmati video pembelajaran dan senang melihat infografis seperti diagram/tabel. 
  4. Ada yang lebih senang fisik (kinesthetic), maka setiap kalian pelajari teorinya lalu kalian perlu mempraktekkannya.
  5. Ada yang lebih senang interpersonal (social), maka kalian senang belajar dengan berkelompok dan mendatangi tempat-tempat diskusi.
  6. Ada yang lebih senang intrapersonal (solitary), maka kalian perlu untuk menyendiri dalam memperoleh informasi dari media belajar milik pribadi. 
  7. Ada yang lebih senang logika (mathematical), maka kalian perlu belajar dengan gaya problem solving, tantangan, atau projek.
Kalau aku, aku berada di gaya belajar verbal, fisik, intrapersonal, dan logika. Tetapi tidak menutup kemungkinan aku membutuhkan gaya belajar lainnya untuk menunjang aku belajar, hanya saja aku mengunggulkan empat dari tujuh gaya belajar. Lalu apa gaya belajarmu ?

Bagaimana dengan metode belajar ? Sekiranya terdapat delapan metode belajar loh !

  1. Metode ceramah. Kalian senang mendengarkan proses penyampaian oral dari gurumu apalagi kalau ada humornya yah.
  2. Metode diskusi. Kalian senang berkumpul dengan teman-teman kelompok untuk membahas suatu permasalahan dan menemukan kesimpulannya.
  3. Metode resitasi. Kalian senang membuat rangkuman setelah kalian mempelajarinya.
  4. Metode eksperimen. Kalian senang melakukan eksperimen dengan langkah-langkah ilmiah yang terstruktur lalu menganalisis hasilnya untuk mendapatkan kesimpulan.
  5. Metode demonstrasi. Kalian senang melihat, mendengarkan, dan mempraktikkan apa yang dikatakan dan dicontohkan oleh guru kalian saat proses pembelajaran berlangsung.
  6. Metode tanya jawab. Kalian perlu untuk bertanya setiap akhir proses pembelajaran untuk mendapatkan informasi.
  7. Metode karya wisata. Ayo siapa yang senang belajar di luar kelas ? Kalian merasakan belajar di luar kelas jauh lebih menyenangkan karena langsung mengamatinya di lingkungan secara ril.
  8. Metode penemuan (discovery). Metode yang menuntut kalian aktif dan mandiri untuk memecahkan masalah, menemukan inti permasalahan, dan memberikan kesimpulannya.
Gimana metodeku ? Aku cenderung pada metode resitasi, eksperimen, demonstrasi, karya wisata, dan penemuan karena aku senang aku yang melakukannya dengan tangan dan kepalaku sendiri. Aku sangat lemah metode ceramah dan metode diskusi karena lebih mudah menguras tenagaku fufu alias gampang tidur di tengah proses pembelajaran (ww).

Ketika kamu tahu:

  1. Apa yang ingin kamu pelajari ?
  2. Mindset kamu tentang belajar dan materi pelajaranmu ?
  3. Gaya dan metode belajarmu.
Kamu juga perlu untuk mengetahui tujuan belajarmu ya supaya kamu merasa gak hilang arah saat belajar dan ada terasa feel dikejar tujuan agar kamu tidak meremehkan proses belajarmu. Ayo tanamkan tujuan baik dan visioner untuk belajarmu ya. Bisa banget untuk nonton video dari playlist "Learning How to Learn with Hutata" dari Channel YouTube Hujan Tanda Tanya. Semoga membantu. Sekian.

Komentar

  1. Dan terimakasih, belajar adalah mediasi manusia untuk tahu, tuhan juga menurunkan Wahyu pertama nya, memerintahkan untuk belajar...
    Maka dari itu jangan lupa untuk terus belajar.... belajar sesuai dengan bidang yg kamu suka...😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah ! Mediasi juga termasuk ke dalam bentuk belajar :)
      Memang lembaran ini sebagai refleksi dari pentingnya ayat Iqra dalam surah al-'Alaq ;D
      Ayo terus belajar !!

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOOK THEME : REVIEW BUKU

Lirik Lagu Lead - Upturn [ROM/KAN/ENG/INA SUB]

1 OF 365 IN 2023 - LOOK AT MY LIFE FROM TWO LENSES | Nur Afiah Zahrah