#PEOPLEOF2021 - Choqi Isyraqi | Nur Afiah Zahrah

PROUDUCTIVE SCHOOL 

BY CHOQI ISYRAQI



Salah satu kenangan pribadi Zahrah yang menyenangkan di 2021 kemarin adalah bertemu "Mentor Life & Career". Ngerasa kan yah ketika pandemi ini dimulai, kita semua jadi tambah intens dengan media sosial. Konten yang Zahrah tekuni sejak 2020 silam adalah self development (pengembangan diri). Mulai mengikuti akun-akun self development di Instagram baik itu tentang karier atau kesehatan. Secara tidak langsung, Zahrah bertemu Kang Choqi lewat Instagram @pembelajarproduktif milik Bang Umar. Bang Umar menawarkan kelas Design Your Ultimate Life (DYUL) dari Prouductive School milik Kang Choqi.

Awalnya fifty-fifty antara takut dan ingin mencoba. Sejujurnya jika aku sedang ketakutan karena sedang dihadapkan keinginan untuk keluar dari zona nyaman, aku akan mengingat Qs. al-Ra'd/ 13: 11 tentang manusia dan perubahan. Narasi ayat ini adalah Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya. Seperti biasa, aku akan berpikir layaknya anak pertama yang selalu di ambang batas. Pikiran terdalamku jika aku sedang kebingungan adalah "Allah menjanjikan jika aku mengubah nasib diriku sendiri, Allah akan mengubah nasib keluargaku." Jika aku bergerak dan selalu mencoba untuk mengambil jalan lain yaitu jalan baru yang aku tidak pernah kira akan memilihnya, maka kelima adikku akan mengikutinya untuk berani mencoba dan mengambil tantangan. Oke, aku akan mengambil kelas itu setelah menimbang beberapa menit, aku berani mendaftarkan diri dan mendapatkan pesan WhatsApp dari admin DYUL. Dari malam hingga jam 8 pagi, rasanya gemetar sekali. Paginya, aku pergi ke mesin ATM untuk membayar kelas itu.

Sejujurnya, setelah membayar kelas itu, rasa gemetar itu tidak hilang dan terus membuncah. Oh ini ya namanya sensasi dari hormon adrenalin karena aku lagi-lagi mencoba melewati batas dindingku lagi (ww). Ah mungkin bagi orang lain, ini adalah cerita klasik dan terkesan lebay. Namun, karena ini ceritaku dan hanya aku yang paham perasaan ini aku tidak bisa membohongi bahwa aku gugup dan takut. Saat itu lagi-lagi aku mendapatkan keberanian karena aku berada di bulan Juni (bagi yang tidak tahu, bulan Juni adalah bulan favoritku selain bulan kelahiranku). Tanggal 18 Juni aku mengenal kelas DYUL dan esoknya memutuskan untuk menjadi membernya. Saat itu kelas DYUL yang aku ikuti adalah batch keenam.

Kelas dimulai tanggal 21 Juni dan aku adalah tipe muridnya Kang Choqi yang super pemalu (ww). Di kelas itu, aku hanya mengikuti sesi diskusi di pertemuan pertama dari tujuh pertemuan lalu aku hanya bertanya di sesi kelas kalau tidak salah hanya dua kali dari tujuh pertemuan. Aku tahu aku pemalu, aku tahu aku penakut, tetapi aku mengambil resiko lagi dengan menjadi moderator kelas di sesi 18 Juli 2021. Hahaha satu hari setelah ulang tahunku, kegiatan pertama ternekatku adalah menjadi moderator dengan mentor dan teman-teman kelas se-Indonesia dari berbagai usia yang aku tidak pernah temui. Aku menjadi moderator sesi #5 Define Your Ultimate Goal (ww). Aku akui aku yang pemalu ini banyak tertolong karena Kang Choqi. Akhir ucapan Kang Choqi setelah sesi aku menjadi moderator adalah "Tuh kan, Jara bisa juga jalanin sampai akhir tanpa malu" (ww).

Sejak kelas pertama sampai akhir, aku sangat senang menyimak dan ikut nimbrung di chat room zoom. Sejujurnya kelas zoom selalu menyenangkan karena diisi oleh teman-teman yang receh, mau gak mau selera humor rendahku ini ikut tertawa (ww). Aku bersyukur berada di lingkungan teman-teman kelas yang menyenangkan. Ditambah lagi, Kang Choqi sangat pandai berbicara dan sangat mengayomi. Siapa pun pasti merasa Kang Choqi adalah orang yang asik parah.

Sebelum aku menjadi moderator, pada 16 Juli 2021 aku chat Kang Choqi aku berterima kasih karena sesi materi #1 The Concept of Life sampai #4 Discover Yourself di minggu lalu sangat membantuku dan kebetulan aku mendapatkan materi itu sebelum aku berusia 22 tahun lalu ketika 18 Julinya Zahrah yang baru berusia 22 tahun ini berani lagi mengambil banyaknya langkah baru. 

Sejujurnya ketika aku mendaftarkan kelas DYUL, aku juga mengambil langkah baru lagi yaitu mengikuti pre-test untuk pelatihan Artificial Intelligence dari Digital Talent Scholarship milik Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Berkat DYUL juga, aku gak merasa punya ketakutan untuk belajar hal baru lagi. Aku memiliki kenangan yang terlalu banyak di Juni 2021 dan lewat Kang Choqi bisa ku temukan keberanian lagi.

Sesi DYUL yang aku sukai selain sesi zoom adalah sesi tugas (ww). Worksheet yang mereka berikan tidak sulit dan mungkin karena aku suka menulis aku jadi nyaman dengan tugas-tugas itu. Aku super happy dan punya kepuasan plus ketenangan sendiri setelah aku submit tugas per tugas dari Kang Choqi. Aku gak bermaksud berlebihan tetapi aku sungguh-sungguh bersyukur bisa ditakdirkan menjadi bagian dari DYUL #6. Aku yang pemalu ini gak pernah menyangka bisa mengakhiri kelas ini sampai selesai (8 Agustus 2021) dengan hasil yang fantastis.

Ketika Kang Choqi mengumumkan hadiah untuk peserta terbaik dan tugas terbaik, aku tidak sama sekali membuka WhatsApp. Narasi Kang Choqi saat itu yang membuat perutku terasa ada kupu-kupu di dalamnya adalah "Saya rasa kategori tugas terbaik hanya sampai tiga atau empat orang, tetapi enam orang ini bagi saya berhak mendapatkannya." Aku ada di barisan kelima dari enam orang tersebut. Hadiah baju dari kelas DYUL #6 Prouductive School adalah bonus dari Allah untuk Zahrah yang keluar dari zona nyaman.

Allah benar, aku akan selalu mendapatkan hasil baru setelah mengubah hidupku dengan langkah baru. DYUL menjadi salah satu kenangan terbaikku dalam bentuk pelajaran hidup yang aku tidak pernah berhenti mensyukurinya. Setelah kelas itu berakhir, aku masih bisa bertemu Kang Choqi karena selalu ada fasilitas Meet Up untuk alumni DYUL. Tema apa pun selalu dibahas Kang Choqi, beliau menjadi mentor yang selalu mengiringi teman-teman bagaimana pun teman-teman merasa akan tersesat dan buntu.

Semoga tulisan diari publik ini yang berisikan rasa syukur atas pertemuan dengan Prouductive School menjadi amal jariah untuk Kang Choqi dan keluarga. Terima kasih Prouductive School telah mengantarkan Zahrah melewati banyak jalur yang super nekat dalam pertengahan hingga pengakhiran tahun 2021. Sekian.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOOK THEME : REVIEW BUKU

Lirik Lagu Lead - Upturn [ROM/KAN/ENG/INA SUB]

1 OF 365 IN 2023 - LOOK AT MY LIFE FROM TWO LENSES | Nur Afiah Zahrah