12 OF 365 IN 2023 - BUTUH | Nur Afiah Zahrah
BUTUH
(12 of 365 in 2023)
Nur Afiah Zahrah
***
「Apa yang kamu butuhkan dan tidak kamu
butuhkan sekarang?」
Selama kamu hidup, bagaimana kamu
mengetahui sesuatu yang menjadi kebutuhanmu dan tidak?
***
Kini
begitu banyak sesuatu yang mengelilingimu lalu merengkuhmu. Masa sih semua kamu
anggap berharga? Batasan antara sesuatu yang dinyatakan penting dan tiada
duanya, semakin mengabu.
Kenal
kan yang namanya ‘kebutuhan primer’, ‘kebutuhan sekunder’, dan ‘kebutuhan
tersier’? Kini sesuatu yang disebut primer semakin membengkak sesuai zamannya.
Dulu
waktu Jara SD, kebutuhan primer adalah sandang, pangan, dan papan. Sudah cukup
ketiga itu. Kemudian kebutuhan sekunder itu mencakup kendaraan dan alat-alat
komunikasi dan informasi. Sedangkan kebutuhan tersier ah apa ya di dalam buku
IPS kala itu, Jara lupa ww.
Ketika
ujian skripsi tahun lalu, Jara menuliskan bahwa hiburan adalah kebutuhan
tersier. Penguji berkata hiburan adalah kebutuhan sekunder bukan tersier. Kamu
fokus sekali bekerja, belajar, dan berusaha, tetapi kamu tidak menghibur dirimu
kamu nanti sangat gila dan stres.
Penguji
Jara saat ujian itu adalah dosen Studi Islam Jara waktu semester 1 dan 2.
Beliau mengatakan agama adalah kebutuhan primer, karena kebutuhan bagian
spiritualitas manusia harus dituntaskan. Jika tidak, manusia selalu mencari
arti dibalik dia hidup di dunia ini dan tujuannya apa.
Ketika
Jara SD, kebutuhan primer hanyalah 3 saja. Namun saat kuliah, satu kebutuhan
primer muncul menjadi ilmu pengetahuan. Perbedaan tingkat pendidikan mempengaruhi
wawasan seseorang. Sama dengan perbedaan usia dan lingkungan yang ditinggali
juga akan mempengaruhi cara hidup seseorang.
Di
nominal usia saat ini, apa yang jadi kebutuhan dan bukan?
***
Perkembangan
zaman tidak bisa menghentikan laju kehidupanmu. Gimana menilai kamu menjadi
sesuatu ke dalam kebutuhan primer, sekunder, dan tersier?
Mari
kita coba untuk menganalogikannya dengan pembagian kebutuhan berdasarkan waktu
yang dihabiskan.
Kita
mulai memberikan gambaran kebutuhan primer adalah kebutuhan yang begitu dekat
denganmu selama 24 jam dalam seminggu. Kamu akan bermasalah sekali jika kamu
kehilangannya karena kamu sangat membutuhkannya.
Kebutuhan
sekunder adalah kebutuhan yang dekat denganmu kurang dari 24 jam dalam
seminggu. Kamu akan sedikit bermasalah tetapi kamu dapat mencari solusi
alternatif dan merencanakannya untuk meraihnya.
Kebutuhan
tersier adalah kebutuhan pelengkap dan tidak darurat yang diperlukan pada
momen-momen tertentu saja.
Jara
akan mencoba menkategorikan ketiga kebutuhan tersebut versi Jara ke dalam tabel
berikut:
|
KEBUTUHAN PRIMER (24/7) |
KEBUTUHAN SEKUNDER (<24/7) |
TERSIER |
|
Segi gizi dan kelangsungan
hidup: Pangan. |
Segi kesehatan fisik dan
mental: Hiburan dan perawatan. |
Segi kemewahan: Barang-barang bernilai tinggi. |
|
Segi keamanan dari
gangguan luar: Papan dan penerangan. |
Segi keharmonisan hubungan
manusia: Pernikahan. |
Segi keindahan: Tata rias dan mode. |
|
Segi ketahanan dan
keberlangsungan tubuh: Sandang dan olahraga. |
Segi kemajuan teknologi:
Digitalisasi. |
|
|
Segi keruhanian: Agama dan
kepercayaan. |
|
|
|
Segi manusia sebagai
makhluk sosial: Komunikasi, informasi, dan perhubungan. |
|
|
|
Segi inteligensi dan
peningkatan kualitas kehidupan: Pendidikan dan pekerjaan. |
|
|
|
Segi perlindungan
keberlangsungan hidup: Asuransi dan tabungan. |
|
|
Para pembaca dapat setuju atau tidak
setuju kemudian bisa mengurangi atau menambahkan kebutuhan primer, sekunder,
dan tersier yang ada di tabel atas sesuai dengan pemikiran dan perhitungan
teman-teman.
Kenapa
ada komunikasi, informasi, dan perhubungan di bagian kebutuhan primer? Bagi
negara dengan empat musim menonton acara berita yang terdapat sesi ramalan
cuaca itu seperti makanan sehari-hari mereka yang menunjang aktivitas seharian.
Informasi ramalan cuaca sangat penting bukan?
Jika
kamu tidak mendapatkan hak-hak perhubungan dari negara seperti transportasi,
jembatan, dan akses lainnya, kehidupan kamu akan terancam. Jadi jara berpikir
perhubungan sekarang adalah kebutuhan primer.
Kenapa
kok bisa asuransi dan tabungan itu masuk ke kebutuhan primer? Jaminan
keberlangsungan hidup kamu di masa depan tergantung dari keduanya. Kamu akan
menderita jika di tahun-tahun ke depan kesehatan kamu memburuk atau pekerjaan
dan barang-barang penting kamu hilang. Melalui asuransi dan tabungan, kamu
mengamankan kehidupan kamu di masa depan. Karena hidup bukan hanya tentang
kemarin dan hari ini saja.
Gak
perlu ditanya lagi ya, kenapa pendidikan dan pekerjaan Jara masukkan ke dalam
kebutuhan primer ya.
Kenapa
hiburan dan perawatan serta pernikahan masuk ke dalam kebutuhan sekunder? Waktu
untuk menikmati hiburan adalah waktu sisa dari kamu menyelesaikan
kegiatan-kegiatan penting kamu dan kamu menghabiskan waktu untuk menghibur diri
tidak perlu 24 jam dalam seminggu. Perawatan itu perlu untuk menjaga kualitas
dari kondisi tubuh kamu, seperti check up ke dokter pribadi atau pergi
ke tukang urut hoho.
Untuk
pernikahan, hal tersebut dinilai sekunder karena ada saja beberapa manusia yang
merasa harmonis dan cukup jika ia sendiri seumur hidup. Tidak bisa kita pukul
rata kebahagiaan seseorang itu dinilai dari dia punya atau tidak punya pasangan
seumur hidupnya.
Kenapa
digitalisasi menjadi kebutuhan sekunder sekarang? Coba kamu tengok di
sekeliling kamu, ada gak sih sekarang yang tidak terekspos internet dan tidak
memiliki akun media sosial minimal whatsapp? Sekalipun tidak ada, pasti
pemerintahan akan berusaha untuk melengkapinya seperti usaha untuk pemerataan
akses internet ke daerah-daerah pelosok di Indonesia. Atau, jika kamu memiliki
orangtua yang gaptek dan tidak memiliki whatsapp pasti kamu akan menjadi
media komunikasinya. Itulah mengapa sekarang digitalisasi dibutuhkan. Namun
jika kamu berlebihan, itu akan merusak kamu.
“Jangan lupa untuk komen dan bagikan tulisan
ini ke teman-temanmu ya jika menurut kamu tulisan ini sangat inspiratif dan
membantu!”
Komentar
Posting Komentar