13 OF 365 IN 2023 - KONTROL | Nur Afiah Zahrah

KONTROL

(13 of 365 in 2023)

Nur Afiah Zahrah

***

 

Apa yang mesti sekarang dihentikan dan tidak dihentikan?

Selama kamu hidup, bagaimana kamu mengetahui sesuatu yang harus dihentikan dan tidak dihentikan?

***

            Coba renungkan sejenak, ada beberapa hal yang kamu perlu hentikan sekarang padahal kamu dulu membututuhkannya. Ada juga yang kamu tidak perlu hentikan karena kamu merasakan manfaat darinya.

            Ngerasain banget kan? Apa yang dulu penting eh sekarang gak penting? Artinya, hal tersebut harus dihentikan. Apa yang dulu gak penting eh sekarang penting? Maksudnya, hal tersebut tidak perlu dihentikan dan perlahan-lahan menjadi kebutuhan.

Buat apa memaksakan terus ada tetapi sekarang sudah tidak sepenting itu?

            Memang sih, kehilangan apa yang dulu itu dirasa penting lalu tiba-tiba tidak ada, kita butuh penyesuaian. Karena memang masanya, sesuatu yang penting itu ada masa hentinya.

            Namun pastinya ada sesuatu yang benar-benar kamu pikir lebih baik dihentikan. Ya, otakmu yang berisik itu!

            Otak kamu memiliki jutaan neuron (sel-sel otak) yang terus berputar bagaikan kabel listrik ketika kamu berpikir dan beraktivitas. Kamu tidak bisa menghentikan sel-sel otak yang memenuhi otak kamu, kamu perlu mengontrolnya saja.

            Self control adalah tugas berat seumur hidup bagi seorang makhluk hidup yang memiliki otak dan hati. Jara pun masih kesulitan mengontrol isi otak, kalau hati masih bisa.

***

            Sebuah cuap yang terkenal di antara kita, yap, “Sesuatu yang berlebihan itu tidak pernah baik.” Sama halnya dengan overthinking dan overfeeling. Otak dan hati kamu sudah diciptakan begitu hebatnya, mari pelan-pelan untuk memforsir dan memilih yang terbaik untuk dipikirkan dengan otak dan pikiran. Gak semuanya loh mesti mentah-mentah dipikirin!

            Ada metode STAR dari buku Filosofi Teras yang Jara sukai dan alhamdulillah sudah diterapkan selama hampir satu tahun. Ayo kita buat suatu case (kasus) misalnya kamu sedang bingung apakah kamu lulus ujian bahasa asing atau tidak. Mari kita uraikan jawabannya dengan metode STAR.

Pertama, Stop. Baru saja kamu ingin tenggelam dalam keputusasaan karena kamu takut tidak lulus ujian sesegera mungkin kamu harus sadar bahwa kamu harus berhenti. Berhenti untuk berpikiran negatif karena pikiran negatif akan menjatuhkan mentalmu dan memperburuk suasana hatimu.

Kedua dan Ketiga, Think-Assess. Posisikan diri kamu sejenak untuk memikirkan dan menilai apa manfaat dan dampaknya ketika kamu sangat mengkhawatirkan hasil ujian kamu. Contohnya, kamu tidak meraih manfaat apapun dari rasa khawatir itu dan dampak negatifnya hanyalah kamu jadi sakit perut atau kepala. Buah pikiran tersebut memperoleh hasil yang buruk untuk tubuh kamu bukan?

Keempat, Respond. Jika kamu sudah tahu bahwa respon dari tubuh kamu banyak hal-hal negatif maka kamu harus menanggapi dengan serius bahwa memikirkan kamu lulus atau tidak ujian bahasa asing adalah perbuatan yang merenggut kebahagiaan kamu.

Jika yang kamu dapatkan adalah kamu semakin giat belajar bahasa asing karena kamu memikirkan lulus atau tidak bahasa asing tersebut, kamu boleh menanggapi kalau kekhawatiran tersebut menghasilkan kerja keras bahkan kerja cerdas. Sebab kamu menjadi lebih rajin dan disiplin belajar bahasa asing.

            Kamu bisa coba yaa, ambil kasus peristiwa yang gaenak banget deh kamu pikirkan. Kamu terapkan metode STAR tersebut maka kepala kamu menjadi lebih enteng loh. Mungkin di era sekarang metode tersebut baru ada labelnya, tetapi kamu sudah menerapkannya duluan. Pertahankan ya!

 

Selamat Menerapkan Metode STAR!

 “Jangan lupa untuk komen dan bagikan tulisan ini ke teman-temanmu ya jika menurut kamu tulisan ini sangat inspiratif dan membantu!”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOOK THEME : REVIEW BUKU

Lirik Lagu Lead - Upturn [ROM/KAN/ENG/INA SUB]

1 OF 365 IN 2023 - LOOK AT MY LIFE FROM TWO LENSES | Nur Afiah Zahrah