2 OF 365 IN 2023 - CONNECT THE DOTS | Nur Afiah Zahrah
CONNECT THE DOTS
(2 of 365 in 2023)
Nur Afiah Zahrah
***
「Selamat Hari Senin Pertama di 2023」
Gimana hari Seninnya? Apa sudah mulai aktivitas
pekerjaan? Atau, gimana hari ini liburannya?
Jara harap kita semua tetap sehat, bugar, dan
bahagia di hari kedua di 2023 ini!
Judul kali ini masih
dengan sub bab dari buku You Do You karya Fellexandro Ruby yang berjudul “Connecting
The Dots (Outro).”
Connect The Dots adalah kalimat yang terkenal dari Steve Jobs dan Jara lupa ia katakan pada saat pidato di momen apa. Hehehe.
***
Ketika Agustus 2021 lalu, Jara mengikuti kelas dari Pusat Karier UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yaitu Pembibitan Karier Batch 1. Narasumber pertama yang membawakan tema persentasi How to Win in Work by Knowing Your Passion adalah seorang yang berkecimpung di dunia Psikologi, namanya M. Abdilah Nuradhi. Pekerjaan Kak Abdillah sebagai CEO of Castra Psikologi & Ketua APIO Banten.
Kalimat beliau yang selalu Jara ingat sampai hari ini adalah
“Usia dari 20 sampai 25 tahun adalah exploring age. Istilah yang
terkenal di usia ini adalah pencarian jati diri.”
Ngerasain gak sih 5 tahun usia awal 20-an,
kita tuh rentan banget comparing (membandingkan) diri kita dengan
orang-orang sekitar. Kadang kala hasil dari comparing itu membuat kita
jadi semangat supaya menjadi seperti orang lain, kadang kala hasilnya membuat
kita menjadi minder alias tidak percaya diri.
Namun situasi di mana kita comparing
diri kita dengan orang lain bukan hanya terjadi di usia 20an awal saja.
Bukan?
Ditambah lagi, di era milenial ini
apapun jadi ada gelar atau sebutannya. Kalau di dunia self development,
sering banget kita menemukan dua kata ini, ‘talenta’ dan ’passion’. Mirip
tetapi berbeda, keduanya!
Mengutip dari buku You Do You karya
Fellexandro Ruby pada “Passion Confussion”. Di buku tersebut tertulis
bahwa talenta adalah
“Innate
skills that you’re born with.”
“Keahlian bawaan
yang kamu terlahir dengannya.”
Sedangkan, passion
adalah irisan dari dua buah lingkaran di sebuah diagram ikigai yang
terletak pada
“What you
love doing + What you’re good at.”
“Hal apa
yang kamu senang melakukannya + Hal apa yang kamu ahli di dalamnya.”
Teman-teman pembaca bisa banget untuk
menguraikan apa sih talenta dan passion yang sekiranya adalah ‘gue
banget!’ Misalnya dengan menguraikannya menjadi dua tabel. Boleh juga untuk
menambahkan satu tabel yaitu ‘What you’re lack at’, Hal apa yang kamu
kurang di dalamnya. Oke, Jara beri contoh melalui sort by time-bound (pengurutan
berdasarkan waktu).
|
LEVELS |
TALENTS |
PASSIONS |
LACKS |
|
TK (5 Tahun) |
-
Kemampuan belajar serta menggali dan
mengolah informasi. |
(Belum
terlihat) |
-
Kemampuan berhitung. |
|
SD (6-12
Tahun) |
-
Kemampuan berhitung dan tata bahasa Arab. |
||
|
SMP (12-15
Tahun) |
-
Kemampuan berkomunikasi dan manajemen
krisis meningkat. |
||
|
SMA (15-18
Tahun) |
-
Peningkatan kemampuan daya belajar dan
komunikasi publik serta mengolah dan menggali informasi di bidang keilmuan
eksakta dan kealaman, teknologi, dan bahasa-bahasa asing. |
||
|
S1 (18-23
Tahun) |
-
Peningkatan minat dan daya belajar serta
kemampuan menggali dan mengelola informasi di bidang interpersonal, verbal, teknologi
informasi, digital, dan bahasa Jepang meningkat. |
-
Kemampuan tata bahasa Arab. |
|
|
NOW |
-
Peningkatan minat dan daya belajar di
bidang digital, bisnis, dan bahasa Jepang. |
-
Kemampuan manajemen waktu. |
|
|
... |
... |
... |
... |
Mari kita simpulkan tabel di atas dengan konsep connect the dots (menghubungkan dari banyak titik). Panah hijau sebagai warna dari passions dan panah merah sebagai warna dari lacks.
Melalui hubungan dari titik-titik yang terakumulasi, kita semua bisa menyimpulkan apa yang sudah kita lalui dari kemampuan baru yang kita senangi dan kita mampu. Teman-teman dapat meraba-raba apa kemampuan tersebut dapat lewat 10 IQ Test yang gratis dan berbayar yang tersebar di Internet, datang ke ahli psikologi bakat, pengakuan dari orang-orang sekitar, dan sertifikat-sertifikat yang telah kamu peroleh.
Jara yakin setiap kebingungan pasti ada cahaya penerangnya. Titik per titik membangun sosok teman-teman saat ini dan akan memandu kamu ke titik selanjutnya. Ketika semua titik terakumulasi, kamu dapat memutuskan dengan role apa kamu ingin dikenal, diakui oleh dunia, dan merasa puas sehingga dapat berkata “I am a ...!”
Saat ini Jara pun masih mencari titik-titik selanjutnya hingga dapat berkata “I want and I need to be ... to show the world and make me satisfied.” Aku ingin dan aku perlu menjadi ... untuk menunjukkan pada dunia dan membuat saya puas.
Hidup itu banyak cara, metode, dan garis akhir. Kita melaluinya juga dengan banyak cara, metode, dan gaya tersendiri. Jangan sampai kamu melewatkan apa yang paling penting di dalam hidupmu dan lupa untuk menyadarkan dirimu bahwa jawaban setiap tersesatnya exploring age saat ini tentu ada di dalam dirimu.
「Selamat Menghubungkan Titik-titik Penting Dalam Hidupmu」

Komentar
Posting Komentar