3 OF 365 IN 2023 - BE PRESENT | Nur Afiah Zahrah

 BE PRESENT

(3 of 365 in 2023)

Nur Afiah Zahrah

***

 

Selamat Hari Selasa Pertama di Tahun 2023

Kembali lagi di lembaran ketiga. Kali ini judulnya diambil dari keluhan Jara sendiri setiap harinya.

Be Present” memiliki maksud hadir di masa kini. Bukan sekedar hanya hadir saja.

Mungkin dari para pembaca memiliki kesulitan yang sama dengan Jara. Aku berharap blog kali ini dapat membantu.

Selamat membaca!

***

            Coba angkat tangan di sini siapa yang suka pikun? Habis dari kamar mandi mau ngapain selanjutnya atau pas mau pergi suka tanya ke orang-orang rumah, “Hp-ku mana ya?”

            Atau, siapa yang suka tegang gak bisa tidur di malam hari karena besoknya ada acara penting misalnya mau ujian sidang skripsi? Jara yakin kita semua punya momen unik sendiri di mana kita sedang tidak fokus sama sekali. Bahkan frekuensinya lebih dari 3 kali dalam sehari atau seminggu! Ngeri bukan?

            Kenapa ini disebut ngeri oleh Jara? Sebab ketidakfokusan kamu saat ini akan menyebabkan masalah ke dirimu sendiri dan juga orang lain. Jara akan mengambil contoh yang Jara rasakan secara pribadi dan orang lain ya. Based on my experience, bisa jadi ini juga terjadi di kamu ataupun tidak.

            Akibat yang didapatkan diri sendiri, yaitu Jara...: 

1. Mudah sakit kepala dan maag kambuh.

2. Sulit tidur karena cemas.

3. Melupakan barang yang akan dibawa saat pergi atau akan digunakan beberapa menit atau jam kemudian.

Segitu saja 3 poin dulu ya. Kemudian Jara akan mengurutkan dampak yang didapatkan orang lain, yaitu:

1. Emosi yang tidak stabil karena Jara sering melakukan kesalahan.

2. Kesulitan berkomunikasi karena Jara tidak fokus.

3. Kualitas pertemuan atau percakapan tidak matang alias belum mencapai tujuan yang ingin dihasilkan.

Mari kita uraikan!

***

            Ketika kamu tidak fokus alias pikiran bercabang-cabang adalah bibit dari semua musibah yang ada di masa mendatang baik bencana untuk dirimu dan orang lain. Tulisan ini sebagai catatan dari Jara untuk Jara maupun teman-teman pembaca juga supaya kita semua selalu present (ada dengan benar-benar hadir di masa kini).

            Kita akan membuat case (kasus) dengan gambaran seperti ini:

“Tanggal 1 Januari 2023, Minggu kemarin, Jara berniat hari Selasa dan seterusnya harus pergi ke Perpustakaan Kramat Pela untuk menyelesaikan rentetan tugas Hei Geo maupun kepentingan pribadi. Jara mengantisipasi apa yang harus Jara bawa setiap pergi ke sana karena setelah mengurutkan apa yang harus dikerjakan pada hari Selasa tanggal 3 Januari 2023, ternyata poin-poin pekerjannya begitu banyak.

Namun pada tanggal 1 dan 2 Januari 2023 Jara memiliki segudang aktivitas yang begitu padat sehingga satu menit di hari kemarin sangat berharga. Maka dari itu, untuk persiapan kematangan pekerjaan tanggal 3 Januari Jara harus menyelesaikan dengan baik apa yang dikerjakan tanggal 1 dan 2 Januari kemarin. Dengan cara:

1. Membuat dan komitmen dengan to do list per tanggal 1, 2, 3 Januari, dan seterusnya.

2. Mencatat dan komitmen mengisi file My Track Record in 2023 dan Jadwal Harian 2023 sebelum tidur.

3. Fokus menyelesaikan satu per satu pekerjaan yang memiliki tenggat waktu terdekat.

4. Tidak terdistraksi dengan pekerjaan lain di luar fokus kegiatan yang benar-benar sedang dihadapi.

5. Memiliki niat dan tekad kuat untuk mengubah setiap harinya menjadi fulfilled of my to-do list (terpenuhinya daftar tugas pribadi).

Kasus di atas nyata adanya. Selama 2 hari kemarin Jara menerapkan prinsip be present, kenapa? Jara merasa tahun-tahun kemarin adalah akumulasi tahun yang begitu dipenuhi kecemasan, kepayahan, dan kerisauan dengan taraf yang terlalu tinggi di berbagai aspek kehidupan.

Ada kalanya selama dua tahun Jara rutin hampir setiap bulan maag kambuh, sakit kepala migrain, dan insomnia. Ada kalanya saat di mana ketika mendapatkan masalah berdiam diri di kamar seharian. Ada kalanya nangis sambil nugas atau nyelesain masalah. Jara merasa ini situasi benar-benar harus berakhir.

Ketika kamu membaca buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring dan Meditations karya Marcus Aurelius, Jara yakin kamu akan dibantu fokus masa kini. Jara very thanks kepada dua teman terbaik yang telah memberikan kedua buku tersebut. Jara di tahun 2022 menyelesaikan bacaan dari dua harta karun tersebut untuk mengakhiri dan belajar menyayangi diri sendiri dengan memahami manajemen emosi dan kendali pikiran.

Be Present akan membantu kamu dengan latar belakang dan profesi apapun loh. Misalnya Jara ada sisi di mana sebagai anak dari sebuah keluarga, anak pertama dari keenam bersaudara, co-founder dari Hei Geo, long life learner, seorang hamba dari Tuhan Yang Maha Esa, makhluk sosial, kekasih yang merindukan seseorang yang jauh, dan Leaders (fan dari Lead, Japan boygroup).

Kamu akan dibantu switch and deepen the roles (berganti dan mendalami berbagai peran) dengan baik. Misalnya, ketika Jara menjadi seorang anak, Jara akan diminta membantu masak atau mencuci baju, maka Jara akan berusaha fokus saat itu sebagai anak yang sedang masak atau mencuci baju. Ketika Jara menjadi seorang anak pertama, Jara akan diminta menjaga adik, maka Jara akan bermain dengannya sampai waktu bermainnya selesai. Begitu seterusnya dengan peran yang lainnya.

Ketika Jara menjadi seorang anak, maka Jara mendalami peran sebagai seorang anak sampai tugas dari peran itu selesai. Jara akan men-setting (mengatur) diri di hari, jam, menit, dan detik saat itu sebagai anak. Tidak ada fokus selain sebagai seorang anak di saat peran tersebut berlangsung. Segala distraksi selain dari peran anak ditiadakan. Saat kamu menjadi seorang anak, lupakan sejenak emosi dan beban yang ada di beban peran lainnya.

Bak sufi yang sedang mencintai Tuhan-Nya, ia tidak akan menanggapi distraksi dari dunia luar ketika sedang fokus dengan Tuhan-Nya. Begitulah Be Present terjadi. Saat kamu memasuki kondisi be present, Jara merasa otak kamu akan terasa ringan sehingga kamu akan merasa puas karena beban dari sebuah peran selesai dengan semestinya. Kamu dan orang lain tidak ada yang merasa dirugikan.

***

Cobalah uraikan peran-peran apa saja yang kamu miliki saat ini dan kamu bisa tentukan kapan saatnya fokus dan berganti peran menjadi A, B, dan seterusnya. Be Present adalah langkah kamu mencintai dirimu sendiri serta menghargai waktu kamu sendiri dan orang lain. Hiduplah dengan menikmati tiap-tiap detik, menit, dan jam yang ada dengan kesadaran penuh.

Saat kamu fokus, kamu tidak akan kehilangan hal-hal yang penting yang tadinya kamu lewatkan begitu saja.

 

Selamat Menerapkan Be Present Dalam Hidupmu

“Jangan lupa untuk komen dan bagikan tulisan ini ke teman-temanmu ya jika menurut kamu tulisan ini sangat inspiratif dan membantu!”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOOK THEME : REVIEW BUKU

Lirik Lagu Lead - Upturn [ROM/KAN/ENG/INA SUB]

1 OF 365 IN 2023 - LOOK AT MY LIFE FROM TWO LENSES | Nur Afiah Zahrah